Tempat Seharusnya

Kau bagaikan sebuah pena
Dan aku bagaikan sebuah kertas
Kau goreskan tinta secara perlahan
Mengajarkanku banyak hal

Kau tak pernah lelah menulis untukku
Berbagi apa yang kau tahu
Dan menjadikan aku sebagai orang yang berguna

Dulu kau kuat menggendongku
Kini kau terlihat lemah
Rambutmu yang dulu terlihat hitam mengkilat
Kini terlihat putih
Tanganmu yang dulu ku sentuh halus
Kini terlihat keriput

Mama, maafkan aku
Sampai saat ini, aku belum bisa membalas jasamu
Kau begitu baik padaku
Kau begitu sabar
Maafkan aku yang sering membuatmu marah
Maafkan aku yang sering membuatmu kecewa
Tapi, ketahuilah
Aku selalu ingin membuat mama bangga padaku
Aku selalu ingin membuat mama tersenyum untukku

Izinkan aku untuk menggenggam erat tanganmu
Akan aku tuntun mama, ketempat mama seharusnya
Surga

Salam Par Praa;)

0 komentar:


up